Sabun Batang versus Sabun Cair

Tinggal di daerah panas seperti Indonesia pasti membuat kita sering merasa gerah. Untuk menghilangkan kegerahan, sebagian besar dari kita pasti mandi. Mandi merupakan aktivitas yang kita lakukan hampir setiap hari. Pada umumnya di daerah panas seperti Indonesia, masyarakatnya mandi rata-rata 2 kali sehari bahkan lebih. Beda halnya dengan negara beriklim dingin, intensitas mandinya bisa jadi hanya 1 kali sehari.

Tujuan utama dari mandi ialah membersihkan kulit tubuh kita dari kotoran yang menempel setelah seharian beraktivitas. Selain itu, mandi juga bertujuan untuk menghilangkan bau badan yang berasal dari keringat. Saat mandi kita membutuhkan air yang bersih dan sabun mandi.

Sabun mandi hadir dengan aneka bentuk dan aroma. Bahan dasar pembuat sabun mandi berasal dari berbagai komponen. Komponen paling dasar dari pembuatan sabun yaitu air, bahan alami, dan salah satu bahan kimia yang dikenal dengan nama alkali. Bahan alami yang digunakan untuk membuat sabun ialah berbagai jenis minyak baik minyak nabati maupun hewani.

Saat ini banyak varian aroma dari sabun mandi yang bisa kita pilih sesuai selera kita. Wangi sabun mandi yang menjadi kesukaan ialah aroma bunga dan buah. Kita juga bisa memesan sabun dengan dengan formula aroma yang terinspirasi oleh parfum kelas atas. Kita juga dapat membuat atau memesan sabun dengan aroma sendiri jika kita tidak ingin produk tersebut beraroma tradisional.

Aroma wewangian dari sabun mandi bisa meningkatkan semangat kita memulai dan menjalankan aktivitas harian. Dalam perkembangannya, aroma wewangian dari sabun digunakan seperti aroma terapi yang dapat menghilangkan stress.

Sabun mandi terbagi menjadi dua bentuk yakni sabun batangan dan sabun cair. Sabun batangan berbentuk batangan yang berukuran tidak lebih dari genggaman tangan. Dalam penggunaannya sebaiknya sabun disimpan di tempat yang kering setelah dibuka dari bungkusnya. Karena jika tidak, sabun batangan yang terkena air terus menerus akan cepat habis.

Beda halnya dengan sabun batangan, sabun cair dikemas dalam sebuah wadah tertutup. Wadah tersebut didesain khusus sehingga tidak adanya kontak langsung dengan pengguna. Tidak heran jika sabun cair dianggap lebih higienis daripada sabun batangan.

Dulu sabun batangan paling umum digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Hal ini berkaitan dengan mudahnya menemukan sabun batangan dijual di toko bahkan warung. Selain itu, harga sabun batangan yang lebih murah dari sabun cair memungkinkan konsumen untuk lebih memilih sabun batangan. Namun saat ini, sabun cair sudah mulai merakyat. Sabun cair sudah mulai mudah ditemukan dijual di warung-warung dengan kemasan praktis dan juga ramah di kantong. Selain alasan tersebut, kepopuleran sabun batangan mulai dikalahkan karena sabun bentuk ini dianggap kurang higienis dan praktis untuk dibawa kemana-mana.

Di era pandemi saat ini, permintaan sabun mandi baik batang maupun sabun cair mengalami peningkatan. Hal ini sejalan dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Sabun mandi juga termasuk dalam salah satu kebutuhan pokok yang tidak bisa ditinggalkan. Tidak heran jika berbisnis jual beli sabun mandi cukup banyak dilirik oleh pelaku usaha. Modal yang dikeluarkan untuk memulai berbisnis sabun mandi juga tidak terlalu besar. Modal terjangkau dengan tingkat permintaan yang tinggi pastilah cukup menggiurkan untuk dipilih para pengusaha pemula. Untuk pembelian barang seperti sabun mandi dengan harga grosir dapat kita temukan di http://zilingotrade.id.

Artikel yang Direkomendasikan